Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Agustus 2010

Sebuah Perjalanan dan Penyesalan

ditulis oleh zul dalam : pengalaman pribadi, perasaan

Saat seperempat matahari ditelan bumi,
Aku masih kalang kabut, berserakan dalam gelisah
Memaksakan takdir berpihak padaku
Aku masih ragu

Saat setengah matahari ditelan bumi,
Gelisahku pecah berhamburan
Ku himpun hingga tanganku berdarah
Mencoba menyatukan kembali seutuhnya
Tapi aku tahu takkan bisa
Sudah terlanjur pecah

Saat sepertigaperempat matahari ditelan bumi,
Aku luruh dalam suasanaku sendiri
Lemah tak berdaya
Masih berontak pada takdirku sendiri
Berteriak , "Aku bermimpi!"
Tapi inilah kenyataan
Ini bukan khayalan
Aku tidak terima

Saat matahari seluruhnya hilang
Bumi menang, aku pecundang
Takdir menang, aku jalang
Tapi aku tahu rahasia mereka
Kelak membuatku berjaya

Sebuah Perjalanan dan Penyesalan

ditulis oleh zul dalam : pengalaman pribadi, perasaan

Saat seperempat matahari ditelan bumi,
Aku masih kalang kabut, berserakan dalam gelisah
Memaksakan takdir berpihak padaku
Aku masih ragu

Saat setengah matahari ditelan bumi,
Gelisahku pecah berhamburan
Ku himpun hingga tanganku berdarah
Mencoba menyatukan kembali seutuhnya
Tapi aku tahu takkan bisa
Sudah terlanjur pecah

Saat sepertigaperempat matahari ditelan bumi,
Aku luruh dalam suasanaku sendiri
Lemah tak berdaya
Masih berontak pada takdirku sendiri
Berteriak , "Aku bermimpi!"
Tapi inilah kenyataan
Ini bukan khayalan
Aku tidak terima

Saat matahari seluruhnya hilang
Bumi menang, aku pecundang
Takdir menang, aku jalang
Tapi aku tahu rahasia mereka
Kelak membuatku berjaya

Selasa, 02 Maret 2010

Saksi Senja

ditulis oleh zulp dalam : bait-bait puisi




Dalam hati ku berkata
"Senja telah tiba !"
Rayuannya telah di ujung nirwana
Melukis langit menjadi merah saga

Dalam hati ku berkata
"Siapa dia ?"
Dia yang mendampingi waktu
Dia yang mendikte masa

Dalam hati ku berkata
"Akankah dia pulang?"
Bersamanya matahari dan bulan
Bergantian mengisi kehidupan

Dialah saksi senja

Patukan, Desember 2010


Saksi Senja

ditulis oleh zulp dalam : bait-bait puisi




Dalam hati ku berkata
"Senja telah tiba !"
Rayuannya telah di ujung nirwana
Melukis langit menjadi merah saga

Dalam hati ku berkata
"Siapa dia ?"
Dia yang mendampingi waktu
Dia yang mendikte masa

Dalam hati ku berkata
"Akankah dia pulang?"
Bersamanya matahari dan bulan
Bergantian mengisi kehidupan

Dialah saksi senja

Patukan, Desember 2010